Kendari – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Peternakan Universitas Muhammadiyah Kendari menggelar peluncuran program strategis bertajuk “Generasi Ternak Maju” pada Jumat, 19 April 2026. Inisiatif yang melibatkan seluruh organisasi mahasiswa di lingkungan Fakultas Peternakan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi praktis mahasiswa dalam menghadapi tantangan industri peternakan modern di era transformasi digital dan perubahan iklim.
Program yang dilaksanakan di Aula Fakultas Peternakan, Kampus UNISMUH Kendari, Jalan Sultan Harun, Kendari, Sulawesi Tenggara, menghadirkan berbagai stakeholder pendidikan dan industri peternakan. Kehadiran Dekan Fakultas Peternakan, dosen pembimbing, praktisi peternakan, dan seluruh elemen mahasiswa menandai komitmen serius institusi dalam mengembangkan kualitas sumber daya manusia di bidang peternakan.
Ketua BEM Fakultas Peternakan UNISMUH Kendari, Rajendra Pratama, yang juga mahasiswa semester enam program studi Peternakan, menjelaskan latar belakang peluncuran program ini. Menurutnya, industri peternakan Indonesia, khususnya di Sulawesi Tenggara, sedang mengalami transformasi signifikan yang memerlukan generasi profesional muda yang siap dan kompeten.
“Kami melihat ada gap yang cukup besar antara kompetensi yang diajarkan di bangku kuliah dengan kebutuhan riil industri peternakan. Program Generasi Ternak Maju kami rancang sebagai jembatan untuk memperkecil kesenjangan tersebut. Kami ingin mahasiswa Fakultas Peternakan tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki kemampuan praktis yang relevan dengan dunia kerja,” ungkap Rajendra saat memberikan sambutan pembukaan acara.
Struktur dan Ruang Lingkup Program
Program “Generasi Ternak Maju” dirancang dalam empat pilar utama yang saling terintegrasi. Pertama adalah pilar pengembangan keterampilan teknis, yang mencakup workshop peternakan modern, pelatihan penggunaan teknologi dalam manajemen ternak, dan studi lapangan ke berbagai unit usaha peternakan di Sulawesi Tenggara.
Pilar kedua fokus pada pengembangan kewirausahaan melalui program inkubasi bisnis peternakan. Mahasiswa akan didampingi untuk merancang dan mengembangkan ide usaha di bidang peternakan, mulai dari budidaya ternak konvensional hingga peternakan organik yang berkelanjutan.
Pilar ketiga adalah pembangunan kapasitas kepemimpinan dan manajemen organisasi. Melalui pelatihan kepemimpinan, seminar soft skill, dan program mentoring, mahasiswa dipersiapkan untuk menjadi pemimpin yang visioner dalam menggerakkan perubahan positif di industri peternakan.
Pilar keempat berkaitan dengan pengembangan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan dan tanggung jawab sosial. Program ini menekankan pentingnya peternakan yang ramah lingkungan dan berkontribusi positif bagi masyarakat lokal.
“Setiap pilar program ini dirancang dengan melibatkan masukan dari berbagai organisasi mahasiswa, termasuk UKM Peternakan, Himpunan Mahasiswa Program Studi, dan organisasi-organisasi lainnya. Kami percaya bahwa kolaborasi antar organisasi mahasiswa akan menghasilkan program yang lebih komprehensif dan berdampak,” jelas Rajendra.
Dukungan Institusional dan Akademik
Dekan Fakultas Peternakan UNISMUH Kendari, Prof. Dr. Hari Santoso, M.Si., memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif BEM ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara manajemen kampus, dosen, dan organisasi mahasiswa dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang dinamis dan relevan.
“Saya sangat apresiatif dengan inisiatif yang ditunjukkan oleh BEM dan seluruh organisasi mahasiswa di Fakultas Peternakan. Program Generasi Ternak Maju ini sejalan dengan visi Universitas Muhammadiyah Kendari untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kemampuan praktis dan komitmen terhadap pengembangan masyarakat,” kata Prof. Dr. Hari Santoso.
Beliau juga menjanjikan dukungan sumber daya dari pihak institusi, termasuk akses ke fasilitas laboratorium, kebun percobaan, dan kandang ternak yang dimiliki kampus. Selain itu, pihak fakultas juga akan memfasilitasi kerjasama dengan berbagai institusi dan praktisi industri untuk mendukung pelaksanaan program.
“Kami juga akan melibatkan dosen-dosen terbaik kami untuk menjadi mentor dalam setiap kegiatan program ini. Pendidikan berkualitas memerlukan kolaborasi yang solid antara semua elemen, dan saya yakin program ini akan menjadi model yang bisa diterapkan di fakultas-fakultas lain,” tambah Prof. Dr. Hari Santoso.
Kegiatan-Kegiatan Konkret yang Akan Dijalankan
Dalam paparannya, Rajendra mendetailkan rangkaian kegiatan yang akan dijalankan sepanjang tahun akademik 2025/2026. Pertama, akan diadakan serangkaian workshop intensif yang menghadirkan pembicara dari industri peternakan, peneliti terkemuka, dan praktisi berpengalaman.
Workshop pertama yang telah dijadwalkan adalah “Optimalisasi Produktivitas Ternak Sapi Potong di Era Modernisasi,” yang akan diselenggarakan pada 3 Mei 2026 dengan menghadirkan pakar nutrisi ternak dari Universitas Gadjah Mada. Diikuti dengan workshop tentang manajemen ternak unggas, budidaya ikan air tawar, dan berbagai topik relevan lainnya.
Kegiatan kedua adalah program “Studi Lapangan Terintegrasi” yang akan membawa mahasiswa ke berbagai lokasi usaha peternakan berkembang di Sulawesi Tenggara. “Kami telah mengidentifikasi sekitar lima belas unit usaha peternakan yang berkinerja baik dan bersedia menjadi mitra pembelajaran. Mahasiswa akan langsung melihat bagaimana konsep yang mereka pelajari diterapkan dalam praktik bisnis yang sebenarnya,” jelas Rajendra.
Program ketiga adalah “Inkubasi Bisnis Peternakan” yang akan dimulai pada bulan Juni 2026. Melalui program ini, mahasiswa akan membentuk kelompok usaha yang akan didampingi oleh dosen pembimbing dan mentor dari praktisi industri. “Kami menargetkan minimal tiga puluh kelompok usaha yang akan terbentuk, dengan topik yang beragam dan inovatif,” ujar Rajendra dengan antusiasme.
Kegiatan keempat adalah “Seminar Series: Peternakan Berkelanjutan” yang akan mengundang narasumber dari berbagai institusi pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta yang peduli terhadap pembangunan peternakan berkelanjutan.
Partisipasi Organisasi Mahasiswa Lainnya
Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Peternakan, Sinta Wijaya, yang juga hadir dalam peluncuran program, menyambut baik inisiatif BEM ini. Menurutnya, program ini membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan diri secara maksimal.
“Sebagai organisasi akademik, kami siap mendukung sepenuhnya. Kami akan mengintegrasikan program Generasi Ternak Maju ke dalam agenda akademik tahunan kami. Kami juga akan memastikan bahwa mahasiswa mendapatkan pengakuan akademik atas partisipasi mereka dalam program ini,” kata Sinta Wijaya.
Sementara itu, Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Peternakan UNISMUH Kendari, Bambang Suryanto, menambahkan bahwa UKM akan menjadi basis pelaksanaan program, khususnya dalam aspek praktik langsung. “UKM kami memiliki kandang ternak dan kebun yang bisa digunakan untuk kegiatan pembelajaran praktis. Kami siap membuka akses seluas-luasnya untuk mendukung program ini,” ujar Bambang.
Harapan dan Dampak Jangka Panjang
Rajendra mengungkapkan harapan bahwa program Generasi Ternak Maju tidak hanya berdampak pada pengembangan kompetensi mahasiswa, tetapi juga pada peningkatan citra dan relevansi Fakultas Peternakan UNISMUH Kendari di mata industri dan masyarakat luas.
“Kami berharap bahwa lulusan Fakultas Peternakan kami akan menjadi pionir dalam transformasi industri peternakan di Sulawesi Tenggara. Mereka tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga menjadi pencipta lapangan kerja dan penggerak inovasi dalam peternakan,” tegasnya.
Prof. Dr. Hari Santoso juga optimis bahwa program ini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan ekonomi lokal. “Sektor peternakan merupakan salah satu pilar ekonomi Sulawesi Tenggara. Dengan hadirnya generasi muda yang kompeten dan inovatif, saya yakin akan terjadi peningkatan produktivitas dan kualitas produk peternakan di daerah kita,” papar Prof. Dr. Hari Santoso.
Penutup
Peluncuran program Generasi Ternak Maju oleh BEM Fakultas Peternakan UNISMUH Kendari menandai komitmen kuat dari seluruh elemen mahasiswa untuk berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan industri peternakan. Melalui program yang terstruktur dan komprehensif ini, diharapkan mahasiswa Fakultas Peternakan UNISMUH Kendari dapat tumbuh menjadi profesional muda yang tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki visi dan misi yang jelas untuk memajukan industri peternakan Indonesia.
Dengan dukungan penuh dari institusi, dosen, dan praktisi industri, program Generasi Ternak Maju diproyeksikan akan menjadi model pembelajaran yang inspiratif dan dapat ditiru oleh institusi pendidikan peternakan lainnya di Indonesia. Ke depan, diharapkan bahwa lulusan Fakultas Peternakan UNISMUH Kendari akan menjadi perubah zaman dalam industri peternakan Indonesia, membawa inovasi, keberlanjutan, dan kesejahteraan bagi masyarakat luas.
(Foto: Rajendra Pratama (Ketua BEM Fakultas Peternakan) dan Prof. Dr. Hari Santoso (Dekan Fakultas Peternakan) saat peluncuran Program Generasi Ternak Maju, Jumat 19 April 2026)
—
Jumlah kata: 1.847 kata
Mahindra Rainforest offer an opportunity for travel and exploration, living great in Mumbai. Booking services add significant value to those experiences. With flights available from Mumbai, Mahindra Rainforest offers guarantees that your experience will be an exceptional one due. Mahindra Rainforest great time, residantal living luxury from one of these key luxury homes in Mumbai, look no further than
Visit- https://mahindra.ind.in/mahindrarainforest/