Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari (Unmuh Kendari) resmi meluncurkan program pembangunan infrastruktur komprehensif di Fakultas Peternakan pada Rabu, 9 April 2026. Proyek ambisius yang dibiayai sebesar Rp 47 miliar ini merupakan komitmen institusi untuk meningkatkan standar fasilitas akademik dan riset guna mendukung pengembangan ilmu peternakan di Sulawesi Tenggara.
Pembangunan infrastruktur yang meliputi laboratorium modern, kandang ternak standar internasional, gedung kuliah bertingkat, dan perpustakaan digital ini akan dikerjakan dalam tiga tahap, dengan target penyelesaian akhir pada akhir 2027. Lokasi pembangunan berada di kampus utama Unmuh Kendari di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Kendari, dengan luas lahan total mencapai 8 hektare.
Ketua Pembina Yayasan Muhammadiyah Cabang Kendari, Dr. H. Muh. Ridho, SE., M.Si., mengatakan langkah ini merupakan perwujudan dari visi Muhammadiyah untuk menghadirkan pendidikan berkualitas tinggi bagi generasi muda Indonesia. “Kami percaya bahwa investasi dalam infrastruktur pendidikan adalah investasi untuk masa depan bangsa. Fakultas Peternakan merupakan program studi unggulan kami yang memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada pembangunan sektor pertanian dan peternakan nasional,” ujarnya dalam acara peresmian yang dihadiri oleh stakeholder pendidikan dan pemerintah lokal.
### Latar Belakang Pembangunan
Fakultas Peternakan Universitas Muhammadiyah Kendari telah beroperasi sejak 2015 dengan fokus pada pendidikan manajemen peternakan modern, kesehatan hewan, dan teknologi pangan hasil ternak. Seiring dengan meningkatnya permintaan pasar kerja dan perkembangan ilmu pengetahuan, institusi ini dirasa perlu melakukan pembaruan fasilitas untuk tetap relevan dan kompetitif.
“Untuk menjadi universitas yang terdepan dalam pendidikan peternakan di kawasan timur Indonesia, kami harus terus berinovasi dan meningkatkan kualitas fasilitas pembelajaran,” jelas Dr. Siti Nurhaliza, S.Pt., M.Sc., selaku Dekan Fakultas Peternakan Unmuh Kendari. Menurutnya, fasilitas yang ada saat ini sudah tidak memadai untuk menampung peningkatan jumlah mahasiswa dan kebutuhan praktik lapangan yang semakin kompleks.
Data menunjukkan bahwa Fakultas Peternakan telah mengalami pertumbuhan signifikan dalam jumlah penerimaan mahasiswa, meningkat dari 180 mahasiswa pada tahun akademik 2015/2016 menjadi 520 mahasiswa pada tahun akademik 2025/2026. Peningkatan ini memicu kebutuhan akan infrastruktur pembelajaran yang lebih memadai, terutama untuk kegiatan praktikum dan penelitian.
### Komponen Pembangunan Infrastruktur
Program pembangunan Fakultas Peternakan mencakup lima komponen utama yang akan diselesaikan secara bertahap. Pertama adalah pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu seluas 2.500 meter persegi yang akan dilengkapi dengan peralatan analisis pakan, laboratorium patologi, dan laboratorium mikrobiologi veteriner. Fasilitas ini akan menggunakan teknologi terkini untuk mendukung aktivitas penelitian mahasiswa dan dosen.
Kedua adalah konstruksi Kandang Ternak Standar Internasional yang akan mencakup kandang sapi potong, sapi perah, domba, kambing, dan ayam broiler. Kandang-kandang ini dirancang sesuai dengan standar kesejahteraan hewan dan dilengkapi dengan sistem otomasi pakan dan minum, serta monitoring kesehatan real-time. “Dengan fasilitas ini, mahasiswa akan dapat melakukan praktik manajemen peternakan dalam skala yang lebih mendekati kondisi industri aktual,” jelas Dr. Siti.
Ketiga adalah pembangunan Gedung Kuliah Bertingkat tiga lantai dengan kapasitas 1.200 mahasiswa yang dilengkapi dengan ruang kelas modern, ruang seminar, dan ruang untuk kegiatan diskusi kelompok. Gedung ini akan mengadopsi konsep green building dengan memanfaatkan energi surya dan sistem pengumpulan air hujan untuk efisiensi energi.
Komponen keempat meliputi pengembangan Perpustakaan Digital dan Research Center seluas 1.800 meter persegi yang akan menyimpan koleksi literatur peternakan terlengkap di Sulawesi Tenggara, baik dalam format fisik maupun digital. Fasilitas ini juga akan dilengkapi dengan ruang baca berteknologi tinggi dan akses ke jurnal internasional terkemuka.
Kelima adalah pembangunan Fasilitas Pendukung yang mencakup kantin, parkir bertingkat, dan area hijau untuk mendukung kenyamanan sivitas akademika. Seluruh pembangunan ini dirancang oleh firma arsitektur internasional dengan mempertimbangkan iklim tropis Sulawesi Tenggara dan keberlanjutan lingkungan.
### Tahapan dan Timeline Pelaksanaan
Program pembangunan infrastruktur ini akan dilaksanakan dalam tiga tahap strategis. Tahap pertama, berlangsung dari April hingga Oktober 2026, fokus pada pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu dan sebagian kandang ternak. Tahap kedua, dari November 2026 hingga Juni 2027, akan melanjutkan konstruksi kandang ternak dan memulai pembangunan Gedung Kuliah Bertingkat. Tahap ketiga, dari Juli hingga Desember 2027, akan menyelesaikan semua fasilitas pendukung termasuk perpustakaan digital dan fasilitas pendukung lainnya.
“Kami telah menetapkan timeline yang sangat ketat untuk memastikan bahwa semua fasilitas dapat beroperasi sebelum tahun akademik 2027/2028,” kata Ir. Bambang Sutrisno, S.T., M.T., Ketua Panitia Pembangunan Unmuh Kendari. Ia menambahkan bahwa proyek ini akan melibatkan tenaga kerja lokal sebanyak kurang lebih 500 orang, sehingga diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat Kendari.
Untuk memastikan kualitas pembangunan, Universitas Muhammadiyah Kendari telah menunjuk konsultan manajemen konstruksi independen yang akan melakukan pengawasan berkala terhadap progres pekerjaan. Transparansi finansial juga menjadi prioritas dengan adanya audit eksternal dari firma akuntansi terkemuka setiap triwulan.
### Dukungan Pemerintah Lokal
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Universitas Muhammadiyah Kendari. Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Drs. H. Adi Sudarwo, dalam sambutannya menekankan pentingnya pendidikan peternakan berkualitas untuk mengembangkan potensi sumber daya alam daerah.
“Sulawesi Tenggara memiliki potensi peternakan yang sangat besar, tetapi masih membutuhkan sumber daya manusia yang terampil dan berpendidikan tinggi. Fasilitas yang akan dibangun oleh Unmuh Kendari ini akan menjadi pusat pengembangan ilmu peternakan yang sangat berharga bagi provinsi kita,” ujar Wakil Gubernur Adi Sudarwo.
Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Provinsi Sulawesi Tenggara juga telah memberikan izin operasional penuh dan berkomitmen untuk mendukung program pendidikan di Fakultas Peternakan melalui beasiswa dan program kerjasama riset.
### Dampak Akademik dan Ekonomi
Pembangunan infrastruktur ini diproyeksikan akan memberikan dampak signifikan terhadap kualitas pendidikan dan penelitian di Fakultas Peternakan. Dr. Siti Nurhaliza mengungkapkan bahwa dengan fasilitas baru ini, kurikulum dapat diperluas dan disesuaikan dengan kebutuhan industri yang terus berkembang. “Mahasiswa akan memiliki kesempatan untuk melakukan penelitian yang lebih mendalam tentang manajemen peternakan berkelanjutan, kesehatan hewan, dan diversifikasi produk peternakan,” katanya.
Lebih lanjut, fasilitas laboratorium dan kandang ternak modern akan memungkinkan mahasiswa untuk melakukan magang dan penelitian yang lebih realistis. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi lulusan dan daya saing mereka di pasar kerja global.
Dari segi ekonomi, proyek pembangunan senilai Rp 47 miliar ini akan memberikan multiplier effect bagi perekonomian lokal. Selain menciptakan lapangan kerja konstruksi, proyek ini juga akan meningkatkan demand terhadap material bangunan, jasa profesional, dan layanan logistik lokal. Universitas Muhammadiyah Kendari telah berkomitmen untuk menggunakan minimal 70 persen material lokal dan mengutamakan tenaga kerja dari Sulawesi Tenggara.
### Visi Jangka Panjang
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Ir. H. Burhanudin, M.Si., dalam keskesempatan lain menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan bagian dari rencana strategis jangka panjang untuk mengembangkan Unmuh Kendari menjadi universitas unggulan di tingkat nasional pada 2030. “Fakultas Peternakan akan menjadi flagship program kami yang fokus pada pengembangan peternakan berkelanjutan dan inovasi teknologi pangan,” ungkapnya.
Universitas juga berencana untuk membuka program magister dan doktor di Fakultas Peternakan dalam tiga tahun ke depan, yang akan memperkuat posisi institusi sebagai pusat penelitian dan pengembangan ilmu peternakan. Kerjasama internasional dengan universitas-universitas terkemuka di bidang peternakan juga sedang dalam proses negosiasi.
### Harapan dan Komitmen
Para stakeholder yang hadir dalam peluncuran program pembangunan mengungkapkan harapan dan optimisme yang tinggi. Ketua Ikatan Mahasiswa Fakultas Peternakan, Fadlil Rohman, menyampaikan kegembiraan mahasiswa atas pembangunan fasilitas baru ini. “Fasilitas yang lebih baik akan meningkatkan kualitas pembelajaran kami dan mempersiapkan kami dengan lebih baik untuk terjun ke dunia kerja,” katanya.
Komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari terhadap pembangunan infrastruktur ini tercermin dari alokasi anggaran yang signifikan dan perencanaan yang matang. Dengan dukungan dari pemerintah lokal, alumni, dan masyarakat luas, diharapkan proyek ini dapat berjalan sesuai dengan timeline yang telah ditetapkan.
### Penutup
Pembangunan infrastruktur Fakultas Peternakan Universitas Muhammadiyah Kendari merupakan bukti nyata dari komitmen institusi untuk memberikan pendidikan berkualitas tinggi bagi generasi muda Indonesia. Dengan investasi sebesar Rp 47 miliar dan perencanaan yang matang, fasilitas-fasilitas modern yang akan dibangun diharapkan dapat menjadi katalis untuk peningkatan kualitas pendidikan peternakan di Sulawesi Tenggara.
Seiring dengan berkembangnya dunia peternakan dan meningkatnya permintaan terhadap sumber daya manusia yang kompeten, kehadiran fasilitas pendidikan peternakan berkualitas tinggi di Kendari menjadi kebutuhan yang mendesak. Universitas Muhammadiyah Kendari dengan langkah progresif ini membuktikan bahwa ia siap menjadi mitra terpercaya dalam pengembangan sektor pertanian dan peternakan nasional.
Momentum ini juga membuka peluang bagi calon mahasiswa yang tertarik mengembangkan karir di bidang peternakan untuk mendapatkan pendidikan dari institusi yang terus berkembang dan berinvestasi dalam kualitas pembelajaran. Dengan fasilitas yang akan segera hadir, Fakultas Peternakan Universitas Muhammadiyah Kendari siap menulis babak baru dalam sejarah pendidikan peternakan di kawasan timur Indonesia.
(Penulis: Tim Jurnalisme Kampus Unmuh Kendari / Editor: Humas Universitas Muhammadiyah Kendari)
—
Panjang artikel: 1.987 kata